thumb
  • Admin
  • Kegiatan
  • 19 Mei 2026
  • 13

Wakil Gubernur Jawa Barat Siap Jembatani Penyelesaian Isu Intoleransi Bersama Kakanwil Kementerian HAM Jawa Barat

Bandung, 19 Mei 2026 — Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjembatani penyelesaian berbagai persoalan intoleransi yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Fudail.

Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di Gedung Sate pada Selasa, 19 Mei 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa isu intoleransi perlu ditangani secara komprehensif melalui pendekatan dialog, edukasi, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan serta hak asasi manusia.

Erwan Setiawan menegaskan bahwa Jawa Barat sebagai provinsi yang majemuk harus terus menjaga semangat persatuan dan toleransi antarsesama warga. Menurutnya, setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk hidup aman, menjalankan keyakinan, dan memperoleh perlakuan yang adil tanpa diskriminasi.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap menjadi jembatan bagi penyelesaian berbagai persoalan intoleransi melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah, dialog, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Hasbullah Fudail menyampaikan bahwa Kementerian HAM melalui Kantor Wilayah Jawa Barat siap mendampingi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di seluruh wilayah Jawa Barat.

Menurutnya, penanganan isu intoleransi membutuhkan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil agar solusi yang dihasilkan bersifat inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan iklim kehidupan bermasyarakat yang harmonis, damai, dan saling menghormati perbedaan.

Melalui sinergi ini, Jawa Barat diharapkan terus menjadi daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi, keberagaman, dan persatuan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang adil, inklusif, dan bermartabat.