Sahabat HAM dan KOPPETA HAM Jabar Temui Ketua FKUB di MUI Jawa Barat, Angkat Isu Minim Dana dan Intoleransi
Bandung, 12 Agustus 2025 – Sahabat HAM, Hasbullah Fudail, yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Hak Asasi Manusia Jawa Barat, bersama jajaran Kanwil HAM Jabar dan didampingi Komunitas Pemuda Pelajar Pencinta Hak Asasi Manusia Jawa Barat (KOPPETA HAM Jabar), melakukan kunjungan kerja ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat.
Turut hadir dalam rombongan Kepala Bidang Hak Asasi Manusia, Petrus Pollus Jadu (Paul), Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Nurjaman Abdul Hakim, Staf Kanwil Wahyu Tri Laksana, serta perwakilan KOPPETA HAM Jabar, Muhammad Damar Setyo Kumoro, yang juga tengah menjalani magang di Kanwil HAM Jabar.
Rombongan diterima langsung oleh Ketua Umum MUI Jawa Barat, Prof. Dr. KH. Rachmat Syafe’i, Lc., MA, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat, Drs. HM. Rafani Akhyar, M.Si. Dalam pertemuan tersebut, Ketua FKUB menyampaikan keluhan terkait ketiadaan dukungan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini dinilai kontras dengan FKUB Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi yang masing-masing mendapatkan anggaran di atas Rp2 miliar per tahun, padahal secara tingkatan berada di bawah FKUB provinsi.
Menanggapi hal tersebut, Hasbullah menegaskan pentingnya intervensi pemerintah. “Ini adalah pertaruhan. Kita seharusnya berpikir, bila ini tidak diseriusi dengan memberikan bantuan, efeknya bisa lebih banyak mengeluarkan dana bila sudah terjadi dibandingkan saat pencegahan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya kasus intoleransi di Jawa Barat, di antaranya pembubaran kegiatan remaja Kristen dan perusakan rumah singgah di Kecamatan Cidahu, Sukabumi, serta penyegelan rumah doa di Kecamatan Caringin, Garut.
Sebagai solusi, Sahabat HAM ini memaparkan rencana Kampung REDAM (Rekonsiliasi dan Perdamaian) yang diinisiasi Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk membangun pusat pemasyarakatan nilai-nilai HAM di wilayah bekas konflik sosial. Ia juga berencana menginisiasi dialog bersama Menteri HAM, Gubernur Jawa Barat, dan tokoh lintas agama di Gedung Pakuan.
Kehadiran KOPPETA HAM Jabar dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan generasi muda terhadap upaya Sahabat HAM dalam mengatasi hambatan pendanaan FKUB sekaligus memperkuat toleransi di Jawa Barat.