Menteri HAM Natalius Pigai Apresiasi Pembuatan Buku oleh KOPPETA HAM Jabar, Sebut Layak Jadi Role Model
Jakarta – Selasa, 19 Agustus 2025 menjadi momentum penting bagi Komunitas Pemuda Pelajar Pencinta Hak Asasi Manusia (KOPPETA HAM) Jawa Barat. Sejak pagi, rangkaian kegiatan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian HAM Republik Indonesia, Gedung Hak Asasi Manusia, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, Ketua KOPPETA HAM Jabar, Edward Benedictus Roring, bersama Kepala Kanwil HAM Jawa Barat sekaligus Sahabat HAM, Hasbullah Fudail, mengikuti diskusi pemajuan HAM. Agenda ini dipandu Staf Khusus Kementerian HAM Jawa Barat, Stanislaus Wena, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen, khususnya generasi muda, dalam memperkuat budaya penghormatan HAM di masyarakat.

Dilanjutkan pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, dilakukan rapat persiapan kunjungan Komisi III DPR RI ke Kanwil HAM Jawa Barat. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian HAM, Novita Ilmaris, dengan fokus pada penguatan koordinasi dan substansi isu strategis.

Puncak kegiatan terjadi pada pukul 13.00 WIB, ketika Edward Benedictus Roring bersama Hasbullah Fudail, didampingi Kabid Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Nurjaman, melakukan pertemuan dengan Menteri HAM, Natalius Pigai. Dalam kesempatan itu, Hasbullah menyampaikan tindak lanjut Forum Group Discussion (FGD) mengenai pemenuhan hak biologis suami istri bagi warga binaan di Lapas dan Rutan. Ia menegaskan bahwa hasil FGD tersebut tidak berhenti di tataran diskusi, melainkan akan didorong menjadi rekomendasi kebijakan di tingkat nasional.
Selain itu, Edward dan Hasbullah juga memperlihatkan naskah buku HAM berjudul “Membumikan HAM di Kalangan Pemuda Jawa Barat di Era KDM: Menuju Indonesia Emas” yang merupakan karya anak-anak KOPPETA HAM Jabar.
Menteri Pigai merespons dengan apresiasi penuh. Ia menegaskan bahwa KOPPETA HAM Jawa Barat layak menjadi role model nasional bagi komunitas pemuda dan gerakan HAM di daerah lain. Secara khusus, ia juga memberikan penghargaan kepada Kakanwil HAM Jabar, Hasbullah Fudail, serta dukungan kepada Kabid HAM Nurjaman dan Ketua KOPPETA HAM Jabar, Edward Benedictus Roring, yang dinilai konsisten menghadirkan kajian substansial dan karya konkret.

Menindaklanjuti paparan tersebut, Menteri Pigai langsung menginstruksikan Sekjen serta Direktur Instrumen dan Penguatan HAM untuk memperkuat rencana pencetakan buku sekaligus menyiapkan mekanisme penyusunan rekomendasi kebijakan terkait hak-hak suami istri warga binaan.
Sebagai bentuk dukungan, Menteri HAM juga memastikan kehadirannya pada acara kuliah umum dan dialog HAM yang akan digelar pada 3–4 September mendatang di Jawa Barat.