thumb
  • Admin 2
  • Kegiatan
  • 04 September 2025
  • 144

Dua Sahabat HAM Ambil Peran Penting di Sidang Promosi Doktor FPIPS UPI

BANDUNG – Dua sahabat HAM, Hasbullah Fudail selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat dan Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM, selaku Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) mengambil peran penting dalam sidang terbuka promosi doktor Program Studi Pendidikan FPIPS UPI, Kamis (4/9/2025). Hasbullah hadir sebagai tamu undangan, sementara Prof. Cecep duduk di meja penguji, menegaskan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil dalam memperkuat pendidikan berperspektif HAM.

Ujian terbuka ini menampilkan dua kandidat doktor. Irma Irayanti (NIM 2207177) diuji di Auditorium Lantai 6 Gedung FPIPS UPI, sementara Lusiana Rahmatiani (NIM 1906712) memaparkan disertasinya berjudul “Pengembangan Model Living Values Education Berbasis Kompetensi Abad 21 dalam Pembelajaran PPKn untuk Menguatkan Social Skills Peserta Didik”. Dalam paparannya, Lusiana menekankan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan sebagai sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, kolaborasi, kreativitas, literasi digital, serta etika teknologi, bukan sekadar mata pelajaran normatif.

Sebagai penguji, Prof. Cecep menggarisbawahi bahwa gagasan tersebut sejalan dengan tantangan literasi di era post-truth, sebagaimana pernah diprediksi Alvin Toffler. Menurutnya, inovasi pendidikan kewarganegaraan ini berpotensi memperkuat daya kritis peserta didik dan mengokohkan fondasi kebangsaan.

Delegasi Komunitas Pemuda Pelajar Pencinta Hak Asasi Manusia Jawa Barat (KOPPETA HAM Jabar), Muhammad Damar Setyo Kumoro selaku Deputi Pengembangan Organisasi, turut hadir memberikan dukungan. Ia menilai bahwa kehadiran Hasbullah Fudail dan Prof. Cecep dalam forum akademik ini memberi inspirasi kuat bagi generasi muda untuk terus mendorong integrasi nilai-nilai HAM ke dalam dunia pendidikan.