thumb
  • Admin
  • Kegiatan
  • 24 April 2026
  • 131

KOPPETA HAM Jawa Barat Prihatin Soroti Status Darurat: Kekerasan Pelajar Kian Kritis, Tawuran Memakan Korban Jiwa

Komunitas Pemuda Pelajar Pecinta Hak Asasi Manusia (KOPPETA HAM) Jawa Barat menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kekerasan antar pelajar di berbagai wilayah di Jawa Barat, Fenomena tawuran yang semakin sering terjadi dinilai telah memasuki fase kritis, tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga telah menimbulkan korban jiwa. KOPPETA menilai kondisi ini sebagai sinyal kuat bahwa Jawa Barat tengah berada dalam situasi darurat kekerasan pelajar yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak. 

KOPPETA HAM menyoroti bahwa akar persoalan tidak semata terletak pada perilaku individu pelajar, melainkan juga dipengaruhi oleh lemahnya pengawasan, minimnya pendidikan karakter, serta kurangnya ruang ekspresi positif bagi generasi muda. Mereka menyoroti pentingnya peran sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah dalam membangun sistem pencegahan yang komprehensif, termasuk melalui pendekatan edukatif dan restoratif, bukan sekadar penindakan.

 

 KOPPETA HAM Jawa Barat berharap adanya langkah konkret dan kolaboratif guna menekan angka kekerasan pelajar, khususnya tawuran yang kian brutal. Upaya tersebut mencakup penguatan HAM, kebijakan perlindungan anak, peningkatan literasi damai di lingkungan pendidikan, serta penyediaan wadah kegiatan positif bagi pelajar. Tanpa intervensi yang terarah dan berkelanjutan, mereka mengingatkan bahwa potensi jatuhnya korban jiwa akan terus berulang dan menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

content_1777030642_310.jpg