KOPPETA HAM Jawa Barat Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Gedung Sate Bersama Gubernur Jawa Barat
BANDUNG, 17 Agustus 2026 — Komunitas Pemuda Pelajar Pencinta Hak Asasi Manusia (KOPPETA HAM) Jawa Barat turut menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang dilaksanakan di Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Barat bersama jajaran pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat, termasuk KOPPETA HAM Jawa Barat bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat, Hasbullah Fudail.
Peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi ruang refleksi mengenai pekerjaan rumah pembangunan Jawa Barat dalam memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat menyampaikan refleksi mengenai sejumlah persoalan pelayanan dasar dan infrastruktur yang masih perlu mendapatkan perhatian. Di tengah posisi Jawa Barat sebagai salah satu wilayah dengan potensi energi dan ekonomi yang besar, masih terdapat masyarakat yang belum memperoleh akses listrik secara memadai. Hal tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa pembangunan belum sepenuhnya menghadirkan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat.
Persoalan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan perspektif Hak Asasi Manusia. Akses terhadap listrik, pendidikan, kesehatan, air bersih, infrastruktur, dan pelayanan publik yang layak pada hakikatnya merupakan bagian penting dari upaya memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Kemerdekaan, dengan demikian, tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai ikhtiar menghadirkan kehidupan yang layak dan bermartabat bagi seluruh warga negara.
KOPPETA HAM Jawa Barat memandang refleksi tersebut penting bagi generasi muda. Sebab, pembangunan yang berorientasi pada HAM harus memastikan bahwa kemajuan tidak hanya terlihat dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa jauh masyarakat memperoleh manfaat dan kesempatan yang setara.
Kehadiran KOPPETA HAM bersama Kakanwil KemenHAM Jawa Barat juga menjadi bagian dari komitmen untuk terus membawa perspektif HAM ke tengah kehidupan generasi muda. Pemuda dan pelajar tidak hanya memiliki peran sebagai penerus bangsa, tetapi juga sebagai kelompok yang dapat ikut mengawasi, menyuarakan, dan mendorong terpenuhinya hak-hak masyarakat.
Dalam konteks tersebut, semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan menjadi semangat untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh pelayanan dasar. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan kebijakan, sementara masyarakat sipil dan generasi muda dapat mengambil peran melalui partisipasi, pengawasan, edukasi, serta penyampaian aspirasi secara konstruktif.
KOPPETA HAM Jawa Barat juga menilai bahwa pembangunan yang berperspektif HAM harus menempatkan kebermanfaatan bagi masyarakat sebagai salah satu ukuran keberhasilan pembangunan. Infrastruktur yang dibangun harus memberikan akses, pelayanan publik harus mudah dijangkau, dan kebijakan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok yang berada dalam kondisi rentan.
Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Sate akhirnya menjadi momentum bagi KOPPETA HAM Jawa Barat untuk kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai hubungan antara kemerdekaan, pembangunan, dan Hak Asasi Manusia.
Bersama Kakanwil KemenHAM Jawa Barat, KOPPETA HAM Jawa Barat berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan melalui pembangunan Jawa Barat yang semakin inklusif, pelayanan publik yang semakin baik, serta pemenuhan hak dasar masyarakat yang semakin merata.
Kemerdekaan bukan hanya tentang merayakan 81 tahun Indonesia berdiri, tetapi tentang memastikan setiap warga Jawa Barat dapat benar-benar merasakan arti kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari. 🇮🇩