KOPPETA HAM Jawa Barat Dampingi Menteri HAM RI dalam Pemecahan Rekor Dunia Pendidikan HAM di IPDN
SUMEDANG – KOPPETA HAM Jawa Barat turut hadir mendampingi Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, dalam kegiatan pembelajaran Hak Asasi Manusia bertema “Konsep Dasar Hak Asasi Manusia” yang diselenggarakan di Balairung Rudini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jumat, 21 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah setelah Kementerian HAM Republik Indonesia berhasil memecahkan Guinness World Records melalui pelaksanaan pembelajaran HAM dengan jumlah peserta terbesar.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua KOPPETA HAM Jawa Barat, Hamka Fadilah Rajab, hadir bersama sejumlah perwakilan anggota KOPPETA HAM Jawa Barat. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus partisipasi generasi muda dalam agenda penguatan pendidikan dan kesadaran HAM yang terus didorong oleh Kementerian HAM.
Pembelajaran HAM yang dilaksanakan di lingkungan IPDN tersebut melibatkan ribuan peserta. Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan HAM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk generasi muda dan pelajar.
Bagi KOPPETA HAM Jawa Barat, keterlibatan dalam kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Pendidikan HAM dipandang sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi yang memahami hak dan kewajibannya, menghormati martabat manusia, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara damai dan bermartabat.
Terlebih kegiatan berlangsung di IPDN sebagai institusi pendidikan bagi calon aparatur pemerintahan. Pemahaman HAM menjadi penting karena para calon aparatur tersebut nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik.
KOPPETA HAM Jawa Barat melihat momentum pemecahan rekor dunia tersebut bukan sekadar pencapaian yang tercatat dalam Guinness World Records. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan HAM dapat dilakukan secara masif dan melibatkan generasi muda sebagai bagian dari pembangunan budaya HAM di Indonesia.
Ketua KOPPETA HAM Jawa Barat, Hamka Fadilah Rajab, bersama para perwakilan anggota yang hadir juga mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bagian dari komitmen KOPPETA HAM dalam memperkuat pemahaman HAM di kalangan pemuda dan pelajar.
Kehadiran KOPPETA HAM Jawa Barat dalam momentum tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian HAM dan generasi muda dalam membumikan nilai-nilai Hak Asasi Manusia.
KOPPETA HAM berpandangan bahwa HAM tidak cukup hanya dipahami melalui peraturan dan teori. Nilai-nilai tersebut harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan pendidikan, pelayanan publik, kehidupan bermasyarakat hingga ruang-ruang pengambilan kebijakan.
Karena itu, pemecahan rekor dunia ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah prestasi. Rekor tersebut harus menjadi pemantik gerakan pendidikan HAM yang lebih luas, khususnya di kalangan generasi muda.
KOPPETA HAM Jawa Barat akan terus mengambil bagian dalam upaya tersebut melalui edukasi, kegiatan kepemudaan, penguatan kapasitas pelajar, serta berbagai kegiatan yang mendorong terwujudnya lingkungan yang menghormati, melindungi, memenuhi, menegakkan, dan memajukan Hak Asasi Manusia.