Kanwil Kemenham Jabar dan FH Univ. Pakuan Siap Membumikan HAM di Kalangan Mahasiswa
BOGOR, 30 September 2026 — Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Jawa Barat melakukan kunjungan ke Fakultas Hukum Universitas Pakuan (FH Unpak) Bogor, Selasa (30/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pemajuan dan pemahaman hak asasi manusia (HAM), khususnya di kalangan generasi muda.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat, Hasbullah Fudail, diterima langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Dr. Eka Adrianto Ardianto Iskandar, S.H., M.H., beserta jajaran civitas akademika FH Unpak.
Dalam kunjungan tersebut, Kanwil Kemenham Jabar bersama FH Unpak menyepakati pentingnya membangun kerja sama dalam bidang pendidikan HAM yang objektif bagi generasi muda. Pendidikan HAM dinilai memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman yang utuh mengenai penghormatan terhadap martabat manusia sekaligus membangun budaya saling menghargai di tengah kehidupan masyarakat.
Hasbullah Fudail mengajak civitas akademika FH Unpak untuk bersama-sama mengambil peran dalam meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai HAM.
Menurutnya, pemajuan HAM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi sebagai ruang pendidikan dan pengembangan pemikiran generasi muda.
Ia berharap sinergi antara Kanwil Kemenham Jabar dan FH Unpak dapat menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran untuk saling menghormati dan menghargai sesama, sehingga turut mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang maju dan beradab.
“Pemahaman HAM di kalangan generasi muda perlu terus diperkuat melalui pendidikan yang objektif, sehingga nilai-nilai penghormatan terhadap sesama dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Hasbullah.
Sementara itu, Dekan FH Unpak Eka Ardianto menyambut baik ajakan kerja sama tersebut. Ia menyatakan kesiapan Fakultas Hukum Universitas Pakuan untuk berkolaborasi dalam pemajuan HAM, terutama melalui pendidikan HAM yang objektif dan kontekstual.
Menurut Eka, pendidikan HAM perlu disampaikan dengan memperhatikan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan demikian, pemahaman HAM tidak berhenti pada aspek normatif, tetapi juga dapat dikaitkan dengan realitas kehidupan masyarakat.
“Fakultas Hukum Universitas Pakuan menyambut baik kerja sama ini dan siap berkolaborasi dalam pemajuan HAM, khususnya melalui pendidikan HAM yang objektif dan sesuai dengan nilai-nilai yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Eka.
Kerja sama antara Kanwil Kemenham Jabar dan FH Unpak tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan bersama. Beberapa di antaranya berupa kuliah umum dan diskusi publik yang akan melibatkan mahasiswa, akademisi, serta pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang dialog bagi generasi muda untuk memahami HAM secara lebih komprehensif, kritis, dan objektif, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya penghormatan terhadap hak dan martabat setiap manusia.
Sinergi Kanwil Kemenham Jabar dan FH Unpak ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas pendidikan dan literasi HAM di lingkungan perguruan tinggi, dengan menempatkan generasi muda sebagai salah satu unsur penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang saling menghormati, menghargai, dan berkeadaban.